UEA: Rudal Iran Serang Kapal Tanker Minyak ADNOC di Selat Hormuz

6 hours ago 3

loading...

Uni Emirat Arab sebut kapal tanker perusahaan minyaknya telah diserang rudal Iran di Selat Hormuz. Foto/UAE Times

ABU DHABI - Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) mengecam keras apa yang mereka sebut sebagai serangan rudal Iran terhadap kapal tanker yang terkait dengan perusahaan minyak Emirat saat melintasi Selat Hormuz. Pemerintah negara Teluk itu menuduh Teheran melakukan "tindakan pembajakan".

Kantor berita negara UEA, WAM, awalnya melaporkan pernyataan perusahaan minyak ADNOC bahwa salah satu kapalnya menjadi sasaran rudal pada Sabtu pagi dan situasi saat itu terkendali.

Baca Juga: Jenderal Tertinggi AS Diam-diam Cari Jalan Keluar dari Perang Iran, Opsi Militer Amerika Makin Terbatas

Kementerian Luar Negeri UEA, sebagaimana dikutip Reuters, Minggu (9/8/2026), kemudian mengecam apa yang mereka sebut sebagai "serangan bermusuhan Iran" terhadap kapal ADNOC tersebut.

Kedua pernyataan tersebut tidak memberikan rincian mengenai kapal tanker minyak, muatannya, ataupun kemungkinan kerusakan yang terjadi. Tidak ada laporan mengenai korban luka.

Sekitar seperlima dari pasokan minyak dan gas alam cair dunia melintasi Selat Hormuz—jalur perairan sempit di antara Oman dan Iran—sebelum konflik pecah. Sejak perang AS-Israel melawan Iran pecah pada 28 Februari, aktivitas pelayaran berulang kali terganggu, yang menyebabkan kenaikan biaya pengiriman dan memicu kekhawatiran keamanan.

Kementerian Luar Negeri UEA menyatakan bahwa serangan tersebut melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB mengenai kebebasan navigasi dan menuduh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) melakukan "tindakan pembajakan" dengan menargetkan pelayaran komersial serta menggunakan jalur perairan tersebut sebagai alat tekanan ekonomi.

UEA mendesak Iran untuk menghentikan serangan-serangan tersebut serta membuka kembali selat itu sepenuhnya dan tanpa syarat.

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |