Tata Kelola dan Kejelasan Investasi Dipertanyakan Moody's, Begini Respons Danantara

5 hours ago 5

loading...

Danantara merespons keputusan Moody’s yang merevisi outlook peringkat utang Pemerintah Indonesia menjadi negatif. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia merespons keputusan Moody’s Ratings yang merevisi prospek (outlook) peringkat utang Pemerintah Indonesia menjadi negatif. Penyesuaian ini dipicu oleh kekhawatiran lembaga pemeringkat tersebut terkait struktur tata kelola dan kejelasan skema pembiayaan Danantara yang dinilai masih memerlukan rincian lebih lanjut.

"Peringkat investment-grade Indonesia tetap terjaga, merefleksikan kepercayaan terhadap ketahanan makroekonomi, disiplin fiskal, serta prospek pertumbuhan jangka panjang Indonesia. Penyesuaian outlook tersebut sekaligus menegaskan pentingnya reformasi kelembagaan dan konsistensi kebijakan dalam melanjutkan agenda pembangunan nasional," kata CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani seperti dikutip, Sabtu (7/2/2026).

Baca Juga: Gurita Bisnis Moody's dan MSCI, Benarkah Dikendalikan Bankir Dunia?

Meskipun terdapat perubahan proyeksi dari stabil menjadi negatif, Danantara menilai langkah Moody’s sebagai pengingat konstruktif. Lembaga pengelola aset negara ini berkomitmen menjadikan catatan tersebut sebagai pemacu untuk memperkuat fondasi kelembagaan serta menjaga disiplin kebijakan di tengah transisi pengelolaan aset strategis nasional.

Rosan menjelaskan bahwa sebagai sovereign wealth fund yang baru terbentuk, Danantara saat ini masih dalam fase pembangunan institusi. Fokus utama lembaga saat ini adalah membangun kredibilitas melalui penguatan tata kelola, disiplin investasi, serta penerapan manajemen risiko yang pruden secara bertahap.

Terkait keraguan Moody’s atas prioritas investasi, Danantara mengklaim telah menyusun peta jalan (roadmap) yang komprehensif. Peta jalan tersebut mencakup penguatan struktur pengambilan keputusan serta fungsi pengawasan yang ketat di seluruh siklus investasi untuk memastikan standar internasional tetap terpenuhi.

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |