SPS Kembali Nobatkan detikcom sebagai Media Nasional Terbaik

4 hours ago 2

Jakarta -

Untuk kesekian kalinya, detikcom kembali masuk jajaran media nasional terbaik. Pengakuan itu diberikan Serikat Perusahaan Pers (SPS) melalui Media Brand Awards 2026 yang digelar di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Jumat (31/7/2026).

Pengakuan itu diberikan atas keberhasilan detikcom membangun kekuatan merek di ruang digital sepanjang Juni 2025 hingga Juni 2026. Penilaian dilakukan secara independen berdasarkan tiga indikator utama, yakni Brand Visibility, Brand Engagement, dan Brand Reputation.

Mengusung tema "Pers Bermartabat, Informasi Berdaulat: Membangun Relasi Media yang Kredibel dan Berintegritas", Media Brand Awards menjadi ajang apresiasi bagi media, korporasi, institusi, dan perguruan tinggi yang dinilai berhasil membangun komunikasi publik yang berkualitas, transparan, dan bertanggung jawab.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketua Umum SPS Januar P. Ruswita mengatakan pers yang bermartabat merupakan fondasi lahirnya informasi yang berdaulat. Di tengah banjir informasi dan disrupsi teknologi, kata dia, tantangan terbesar media bukan lagi sekadar menjadi yang tercepat, melainkan menjaga kualitas, kredibilitas, dan kepercayaan publik.

"Di tengah derasnya arus informasi digital, tantangan terbesar bukan lagi sekadar kecepatan penyebaran informasi, melainkan menjaga kualitas, kredibilitas, dan kepercayaan publik," ujar Januar.

Selain detikcom, penghargaan Media Nasional Terbaik juga diraih Antaranews.com, Bisnis.com, Jawa Pos, Kompas.id, Kompas.com, Sindonews.com, Tempo.co, dan Tribunnews.com.

Anggota Dewan Redaksi detikcom Sudrajat yang menerima penghargaan mewakili Pemimpin Redaksi mengatakan penghargaan tersebut menjadi pengingat bahwa kepercayaan publik merupakan aset paling berharga bagi sebuah media.

Menurutnya, di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi, detikcom akan terus berkomitmen menghadirkan jurnalisme yang cepat, akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.

"Kecepatan memang penting, tetapi kepercayaan publik jauh lebih penting. Penghargaan ini kami persembahkan kepada seluruh insan detikcom yang setiap hari bekerja tanpa lelah, serta kepada jutaan pembaca yang terus mempercayakan informasi kepada kami," ujar Sudrajat, yang juga Ketua Komite Etik detikcom.

Ia menyampaikan apresiasi kepada SPS atas penghargaan tersebut. "Semoga penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menjaga kualitas jurnalisme Indonesia."

Pada ajang yang sama, SPS juga menetapkan sepuluh media lokal terbaik, yakni Bali Pos, Banjarmasin Post, Cendrawasih Post, Harian Fajar, Harian Jogja, Kaltim Post, Radar Lampung, Serambi Indonesia, Suara Surabaya, dan Tribun Jabar.

Dalam proses pengukuran, SPS menggandeng Bantu Kamu Indonesia (BKI) sebagai mitra pengukuran independen.

Selain Media Brand Awards, SPS juga menggelar Media Relations Awards 2026 yang diikuti 186 karya dari 52 korporasi, institusi, dan perguruan tinggi. Setelah melalui proses penjurian, SPS menganugerahkan 43 penghargaan dalam lima kategori, yakni Program Media Relations Terbaik, Press Gathering Terbaik, Press Conference Terbaik, Press Release on Sustainability Terbaik, dan Press Release Terbaik.

Ajang yang telah memasuki penyelenggaraan kelima ini dihadiri pimpinan perusahaan pers nasional dan daerah, anggota Dewan Pers, pimpinan korporasi, BUMN, institusi pemerintah, serta kalangan akademisi.

Menutup acara, Januar mengajak seluruh pemangku kepentingan terus membangun budaya komunikasi yang menjunjung tinggi etika, profesionalisme, dan tanggung jawab publik.

"Ketika media menjaga integritasnya dan institusi membangun relasi yang sehat dengan media, yang sesungguhnya memperoleh manfaat adalah masyarakat. Informasi yang tepercaya merupakan modal utama bagi demokrasi dan kemajuan bangsa," pungkasnya.

(aik/aik)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |