Sony Sonjaya Ungkap 41 Nama Diduga Minta Titik SPPG, Sahroni Khawatir untuk Mengelabui Penyidik

11 hours ago 4

loading...

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni. Foto/Dok SindoNews

JAKARTA - Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya mengungkap fakta baru mengenai adanya 41 nama yang mengajukan pembuatan titik-titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG. Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni meminta Kejaksaan Agung (Kejagung) mengabaikan informasi tentang 41 nama tersebut.

"Saya harap Kejagung bisa fokus saja dulu sama tindak pidana yang diduga dilakukan oleh Sony Sonjaya. Karena sekalipun Sony berteriak nama-nama lain tanpa bukti yang memadai, kan bisa jadi fitnah semata. Dan khawatir ini sebatas untuk mengelabui penyidik saja," kata Sahroni dalam keterangannya, Sabtu (20/6/2026).

Lebih lanjut, Sahroni pun meminta agar Kejagung fokus mengusut tindak pidana yang dilakukan oleh Sony Sonjaya bersama tersangka pimpinan BGN lainnya, sebelum menelusuri nama-nama lainnya. "Jadi Kejagung harus tetap fokus melakukan pengusutan ke Sony dan eks pimpinan BGN lainnya dulu, buka seterang-seterangnya. Setelah selesai, baru usut yang lain-lain berdasarkan bukti dan temuan yang ada. Jadi nggak fitnah," pungkas Sahroni.

Baca Juga: Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang

Sebelumnya, Kejagung telah menetapkan enam orang tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola penyimpangan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2025 - 2026. Terbaru, Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review Glory Harimas Sihombing (GHS) ditetapkan tersangka.

Tersangka lainnya adalah mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung. Kemudian, seorang swasta kaki tangan Sony, Asep Yusuf Somantri (AYS), dan Komisaris PT. Yasa Artha Trimanunggal (YAT) Andri Mulyono.

Sebelumnya, pengacara Sony Sonjaya, Krisna Murti, menyebutkan kliennya diperiksa soal nama-nama yang melakukan permintaan titik MBG dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG. Setidaknya, ada 41 nama yang memberikan atensi kaitannya permintaan titik MBG.

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |