PM Spanyol: Perang Iran Lebih Buruk daripada Invasi AS ke Irak 2003

6 hours ago 4

loading...

PM Spanyol Pedro Sanchez sebut perang AS-Israel melawan Iran jauh lebih buruk konsekuensinya daripada invasi pimpinan AS ke Irak tahun 2003. Foto/La Moncloa/Jose Manuel Álvarez

MADRID - Perdana Menteri (PM) Spanyol Pedro Sanchez mengatakan perang Amerika Serikat (AS)-Israel melawan Iran yang sedang berlangsung saat ini akan memiliki konsekuensi yang jauh lebih buruk daripada invasi pimpinan AS ke Irak pada tahun 2003. PM negara NATO itu juga menegaskan kembali penolakan Madrid untuk ikut serta dalam perang melawan Teheran.

Berbicara di majelis rendah parlemen pada hari Rabu, Sanchez menggambarkan konflik tersebut sebagai “bencana mutlak". "Konflik ini telah merusak hukum internasional dan menggoyahkan Timur Tengah," katanya.

Baca Juga: AS kepada Iran: Akui Kalah Perang atau Dihantam Lebih Keras Lagi!

Dia menambahkan bahwa hal itu telah memicu kembali ketegangan di Irak dan Lebanon, meningkatkan ketidakamanan di negara-negara Teluk, dan memperburuk tantangan energi global.

“Kita tidak menghadapi skenario yang sama seperti dalam perang ilegal di Irak,” kata Sanchez. “Kita menghadapi sesuatu yang jauh lebih buruk, dengan dampak yang jauh lebih luas dan lebih dalam," katanya lagi, seperti dikutip dari Russia Today, Kamis (26/3/2026).

Sanchez mengkritik pemerintahan Spanyol tahun 2003 yang dipimpin Perdana Menteri Jose Maria Aznar karena mendukung invasi pimpinan AS ke Irak dan kemudian mengerahkan pasukan Spanyol ke negara tersebut.

“Kami menolak untuk mengulangi kesalahan masa lalu; kami menolak untuk menyamar sebagai demokrasi, yang sebenarnya adalah keserakahan dan perhitungan politik,” kata Sanchez. “Singkatnya, kami menolak perang.”

Sanchez mencatat bahwa Iran lebih besar dari gabungan Jerman, Prancis, dan Italia dalam hal wilayah dan memiliki kemampuan militer yang signifikan, termasuk rudal balistik jarak jauh. Dia mengatakan Teheran telah menghabiskan puluhan tahun membangun pertahanannya, merujuk pada pembentukan Republik Islam setelah revolusi 1979.

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |