Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Pengembangan Desa Wisata Pentingsari Sleman

4 hours ago 2

loading...

BPDP bersama Haisawit Indonesia menyelenggarakan kegiatan Program Dukungan UMKM Sawit untuk Desa Wisata di Desa Wisata Pentingsari, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Foto/istimewa

YOGYAKARTA - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) bersama Haisawit Indonesia menyelenggarakan kegiatan Program Dukungan UMKM Sawit untuk Desa Wisata di Desa Wisata Pentingsari, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas pelaku UMKM desa wisata melalui pemanfaatan produk turunan kelapa sawit sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai manfaat sawit dalam kehidupan sehari-hari. Program ini diikuti oleh pelaku UMKM, pengelola desa wisata, serta perwakilan pemerintah daerah yang bersama-sama membahas peluang pengembangan produk berbasis sawit yang dapat mendukung aktivitas pariwisata desa.

Produk yang diperkenalkan dalam kegiatan ini antara lain lilin aromaterapi, sandal, serta kerajinan taplak meja yang dapat dimanfaatkan sebagai produk homestay maupun souvenir wisata.

Baca juga: Kain Tenun Sumba Antarkan Desa Bakti BCA Raih Prestasi di ASEAN Tourism Awards

Direktur Haisawit Indonesia, M. Danang MRQ, mengatakan Haisawit Indonesia hadir sebagai platform digital yang memberikan akses informasi, edukasi, serta promosi bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Platform Haisawit tidak hanya menghadirkan informasi mengenai industri sawit, tetapi juga menjadi ruang promosi UMKM, informasi lowongan kerja, serta berbagai pemberitaan industri.

“Haisawit juga memiliki program pengembangan karier seperti Palm Oil Career Expo (POCE) serta forum internasional Haisawit Simposium(HASI) yang menjadi ruang kolaborasi dan pertukaran informasi mengenai industri sawit,” ujarnya, Senin (23/3/2026).

Lihat video: Prabowo Sebut Sawit sebagai Miracle Crop, Diminta Negara Lain

Danang menambahkan Haisawit Indonesia juga aktif melakukan peningkatan kapasitas UMKM di berbagai daerah melalui pelatihan pengolahan produk turunan sawit dan penguatan jejaring pemasaran.

“Di beberapa daerah, UMKM telah menghasilkan berbagai produk turunan seperti sabun dan berbagai kerajinan rumah tangga. Kami juga mempertemukan pelaku UMKM dengan sektor industri dan hotel untuk membuka peluang pasar yang lebih luas. Karena itu, kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi bersama untuk menyusun strategi produksi yang lebih optimal agar UMKM siap memenuhi permintaan pasar,” ujar Danang.

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |