Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah

3 hours ago 1

loading...

Sebuah anomali terjadi di pasar keuangan Asia, ketika indeks dolar AS (Greenback) dilaporkan mulai mendingin dan melemah, namun mata uang rupee India justru menunjukkan tanda-tanda kehabisan napas. Foto/Dok

JAKARTA - Sebuah anomali terjadi di pasar keuangan Asia pada perdagangan hari Selasa (7/7/2026), ketika indeks dolar AS (Greenback) dilaporkan mulai mendingin dan melemah setelah data ketenagakerjaan AS meleset dari prediksi. Namun mata uang rupee India justru menunjukkan tanda-tanda kehabisan napas yang mengkhawatirkan para pelaku pasar.

Meskipun pagi ini rupee diprediksi sedikit menguat di kisaran 95,34 hingga 95,38 per dolar AS berkat sentimen positif regional Asia. Tapi para trader senior memperingatkan bahwa fondasi mata uang India ini sebenarnya telah rapuh secara drastis dalam beberapa hari terakhir.

Anomali Menakutkan: Saat Pelemahan Dolar Tak Lagi Mempan

Normalnya dalam rumus ekonomi makro, runtuhnya keperkasaan dolar AS akan langsung menjadi angin segar yang membuat mata uang negara berkembang melesat tajam. Namun kali ini rumusan tersebut patah, jika melihat kondisi mata uang India.

Baca Juga: Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir

Rupee tercatat telah kehilangan lebih dari 1% nilainya hanya dalam enam sesi perdagangan terakhir. Bahkan pada perdagangan Senin kemarin, rupee sempat terjembab mendekati level psikologis 95,50 per dolar AS untuk pertama kalinya dalam satu bulan terakhir.

Napas lega sempat berhembus usai rupee menguat ke level 94 -berkat anjloknya harga minyak dunia dan intervensi agresif dari Bank Sentral India (RBI)- kini dilaporkan telah resmi berakhir. Rupee kembali ke posisi defensif dan rawan ambruk.

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |