Mulai 30 April Warga Tangsel Urus Izin hingga Cari Kuliner Hits lewat AI Tangsel ONE

8 hours ago 5

loading...

Kepala Dinas Kominfo Tangerang Selatan TB Asep Nurdin menyatakan kehadiran Tangsel ONE menjawab tantangan akses informasi dan layanan publik yang dinamis di wilayah Tangsel melalui sistem yang lebih efisien dan terhubung. Foto: Ist

JAKARTA - Pemkot Tangerang Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) siap meresmikan Tangsel ONE (Tangerang Selatan One System) sebagai pusat layanan digital terpadu berbasis chat-first AI pada 30 April 2026. Inovasi ini hadir untuk menjawab tantangan akses informasi dan layanan publik yang dinamis di wilayah Tangerang Selatan melalui sistem yang lebih efisien dan terhubung.

Kepala Dinas Kominfo Tangerang Selatan TB Asep Nurdin mengatakan, kehadiran platform ini merupakan langkah nyata menuju transformasi digital pemerintahan kota yang lebih cerdas, transparan, dan responsif. Tangsel ONE didesain menghadirkan pelayanan publik khususnya pengurusan perizinan yang humanis dengan memangkas hambatan birokrasi melalui teknologi AI agentic.

Baca juga: Pemkot Tangsel Bayar Insentif Tenaga Kesehatan Rp26,9 Miliar

"Masyarakat Tangerang Selatan hidup di kota yang dinamis dan terus tumbuh. Seiring dengan meningkatnya aktivitas, muncul tantangan baru mengenai bagaimana informasi dan kebutuhan warga bisa diakses dengan cepat, mudah, dan terhubung dalam satu sistem yang efisien. Tangsel ONE lahir untuk menjawab tantangan itu sebagai pusat layanan digital terpadu," ujar TB Asep Nurdin di Serpong, Tangsel, belum lama ini.

Platform ini menggabungkan kecanggihan satu data dengan kemudahan berbasis percakapan. Hal ini memungkinkan warga untuk mengurus berbagai keperluan publik, mulai dari perizinan hingga aduan, cukup melalui interaksi di aplikasi WhatsApp tanpa perlu kontak fisik yang rumit. Tidak hanya soal birokrasi, Tangsel ONE juga menjadi panduan gaya hidup digital bagi warga maupun pendatang.

“Bagi kami, smart city bukan sekadar soal teknologi atau digitalisasi semata. Ini tentang manusia, tentang warga Kota Tangerang Selatan yang berhak mendapatkan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan benar-benar memudahkan hidup mereka. Teknologi hanyalah alat, tetapi tujuan utamanya adalah menghadirkan pemerintah yang lebih hadir, lebih responsif, dan lebih peduli pada kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |