loading...
PT Modernland Realty Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Club House Jakarta Garden City, Jakarta, Jumat (26/6/2026). FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - PT Modernland Realty Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Club House Jakarta Garden City, Jakarta, Jumat, yang menyetujui seluruh agenda rapat termasuk perubahan susunan direksi dan penetapan kembali masa jabatan Direksi serta Dewan Komisaris hingga penutupan RUPST tahun 2031. Perseroan juga melaporkan peningkatan kinerja keuangan sepanjang 2025 di tengah dinamika industri properti dan ketidakpastian ekonomi global.
"Perseroan mampu menjaga kinerja usaha di tengah dinamika industri properti dan ketidakpastian ekonomi global sepanjang tahun 2025," kata Direktur Utama Modernland Realty, William Honoris dalam paparan kinerja perseroan dikutip Jumat (26/6/2026).
Baca Juga: Modernland Realty Bukukan Peningkatan Laba Usaha Jadi Rp731,61 Miliar
Pemegang saham menyetujui pengunduran diri Sami Veikko Tapio Miettinen dari jabatan Direktur Perseroan serta mengangkat Nabit Musavi sebagai Direktur baru. Dengan perubahan tersebut, susunan Direksi terdiri atas William Honoris, Fetrizal Bobby Heryunda, Pascall Wilson, dan Nabit Musavi. Sementara Dewan Komisaris dipimpin Dharma Mitra sebagai Komisaris Utama bersama Herman, Yustinus Saleh, Robert Tumedia, dan Iwan Suryawijaya.
Direktur Modernland Realty Fetrizal Bobby Heryunda mengatakan perseroan membukukan pendapatan usaha sebesar Rp1,01 triliun pada 2025. Perseroan juga mencatat laba bersih tahun berjalan sebesar Rp241,12 miliar atau meningkat 134,90 persen dibandingkan posisi rugi tahun berjalan pada 2024, didorong peningkatan penjualan, efisiensi operasional, dan penguatan struktur keuangan.
Perseroan mencatat marketing sales sebesar Rp1,65 triliun pada 2025 atau meningkat 49,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Direktur PT Modernland Realty Tbk Pascall Wilson menyebut segmen kawasan industri menjadi kontributor terbesar dengan porsi 45 persen, disusul segmen residensial sebesar 43,94 persen.

















































