MMP Perkuat Komitmen K3 Menuju Operasi Smelter Nikel Berkelanjutan

3 hours ago 4

loading...

PT Mitra Murni Perkasa (MMP) memperkuat sistem pengelolaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai fondasi utama transisi menuju fase operasi komersial smelter nikel yang berkelanjutan. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - PT Mitra Murni Perkasa (MMP) memperkuat sistem pengelolaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai fondasi utama transisi menuju fase operasi komersial smelter nikel yang berkelanjutan. Anak usaha MMS Group Indonesia ini berkomitmen membangun ekosistem kerja yang profesional dan kolaboratif guna mendukung produktivitas industri nasional yang bertanggung jawab.

"Bagi MMP, K3 bukan hanya kepatuhan, melainkan investasi jangka panjang untuk menjaga keberlanjutan operasi smelter. Penguatan training, prosedur kerja, hingga sistem emergency response merupakan bagian dari langkah terukur kami untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, produktif, dan berdaya saing," ujar Division Head Operation MMP, Totok Risdianto seperti dikutip, Kamis (5/2/2026).

Sepanjang 2025, perusahaan mencatatkan prestasi signifikan dengan mempertahankan status Zero Fatality di seluruh area operasional. MMP berhasil membukukan lebih dari 10 juta jam kerja aman tanpa Lost Time Injury (LTI), meski melibatkan rata-rata 3.000 pekerja dan mitra kerja. Capaian ini menjadi bukti konsistensi penerapan standar keselamatan yang disiplin dan pengawasan operasional yang ketat.

Totok menambahkan bahwa pencapaian tersebut menjadi motivasi untuk memperkuat safety leadership di seluruh lini operasional. Menurutnya, Bulan K3 Nasional yang berlangsung hingga 12 Februari 2026 menjadi momentum pengingat bahwa setiap individu memiliki peran krusial untuk memastikan seluruh prosedur berjalan dengan andal dan aman.

Baca Juga: Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup

Guna mendukung kesiapsiagaan darurat, MMP telah melengkapi fasilitas medis dengan tim dokter dan paramedis yang bersiaga selama 24 jam. Perusahaan juga menyiagakan Tim Emergency Response khusus serta armada pemadam kebakaran (fire truck) untuk mitigasi risiko di area kerja smelter. Peningkatan sarana ini dilakukan secara bertahap untuk menjamin respon cepat terhadap potensi kondisi darurat.

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |