Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Hidayatullah Perkuat Filantropi Islam Berbasis Digital

6 hours ago 2

loading...

Ketua Umum DPP Hidayatullah, KH Naspi Arsyad mengatakan, peluncuran Aplikasi Sedekah Subuh. Foto/istimewa

JAKARTA - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah bersama Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (Laznas BMH) dan Maybank Syariah resmi meluncurkan Aplikasi Sedekah Subuh . Peluncuran ini merupakan sebuah inovasi digital yang dirancang untuk memudahkan masyarakat menunaikan sedekah secara rutin sekaligus memperkuat tata kelola filantropi Islam yang profesional, transparan, dan berdampak.

Ketua Umum DPP Hidayatullah, KH Naspi Arsyad mengatakan, peluncuran Aplikasi Sedekah Subuh menjadi tonggak kolaborasi antara organisasi dakwah, lembaga amil zakat, dan sektor perbankan dalam membangun budaya berbagi yang lebih mudah dijangkau melalui teknologi digital. Mengusung tagline "Satu Klik Sedekah Subuh, Sejuta Manfaat untuk Umat" aplikasi ini diharapkan mampu mendorong masyarakat membangun kebiasaan bersedekah setiap pagi dengan sistem yang praktis, aman, dan akuntabel.

Kiai Naspi menyampaikan transformasi digital harus dimanfaatkan untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam gerakan filantropi Islam. Menurutnya, Indonesia memiliki modal sosial yang sangat besar berupa budaya zakat, infak, sedekah, wakaf, termasuk tradisi bersedekah pada waktu subuh. Potensi tersebut perlu didukung dengan sistem digital yang memudahkan masyarakat untuk menyalurkan kebaikannya secara berkelanjutan.

Baca juga: Cara Mengamalkan Sedekah Subuh agar Hajat Segera Terkabul, Simak Ya!

"Indonesia selama ini dikenal sebagai salah satu negara dengan tingkat kedermawanan masyarakat yang tinggi. Hari ini, teknologi harus menjadi wasilah untuk memperkuat budaya berbagi dan menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi umat," kata Kiai Naspi di Jakarta, Rabu (15/7/2026)

Kiai Naspi menegaskan kolaborasi antara organisasi induk Hidayatullah, bersama BMH, dan Maybank Syariah ini menjadi contoh sinergi lintas sektor dalam mengembangkan ekosistem filantropi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Lihat video: HARU! Masjid Al-Aqsa Kembali Dibuka, Jamaah Salat Subuh Berjamaah dengan Khusyuk

"Kami berharap gerakan ini menjadi penghubung antara semangat masyarakat untuk berbagi dengan pengelolaan dana sosial yang semakin profesional, transparan, dan terpercaya," ujarnya.

Direktur Laznas BMH, Supendi menjelaskan bahwa Gerakan Subuh Bersedekah lahir dari kebutuhan menghadirkan solusi atas tantangan yang selama ini dihadapi para donatur. Supendi merasa banyak masyarakat memiliki keinginan untuk bersedekah secara rutin, namun sering kali tertunda karena kesibukan atau sulitnya mengakses kanal donasi pada saat yang tepat.

"Yang kami bangun bukan hanya aplikasi ataupun QRIS. Yang ingin kami bangun adalah sebuah gerakan, yaitu membiasakan masyarakat memulai hari dengan bersedekah sehingga berbagi menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari," ujar Supendi.

Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat menentukan komitmen sedekah harian, mingguan, Jumat, maupun bulanan, memilih nominal sesuai kemampuan, melakukan pembayaran secara digital, hingga memperoleh pengingat dan laporan penyaluran dana secara berkala.

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |