Kesehatan Mental Bukan Hanya Urusan Individu, Butuh Dorongan Gerakan Komunal

2 hours ago 2

loading...

Inisiator Kaukus Keswa, Ray Wagiu Basrowi menegaskan, kesehatan jiwa perlu bergerak dari pendekatan yang berpusat pada pengobatan menuju pencegahan dan dukungan sosial. Foto/Dok. SindoNews

JAKARTA - Kaukus Masyarakat Peduli Kesehatan Jiwa menggelar diskusi lintas komunitas sebagai ruang untuk memperkuat keterlibatan masyarakat dalam membangun kesehatan jiwa di Indonesia. Pertemuan ini menekankan, persoalan kesehatan mental tidak dapat hanya dibebankan kepada tenaga profesional dan fasilitas pelayanan kesehatan.

Dalam diskusi tersebut, inisiator Kaukus Keswa dan peneliti kesehatan masyarakat Ray Wagiu Basrowi menegaskan, kesehatan jiwa perlu bergerak dari pendekatan yang berpusat pada pengobatan menuju pencegahan dan dukungan sosial. Kesehatan jiwa tidak bisa hanya diselesaikan di ruang praktik psikolog, psikiater, atau fasilitas kesehatan. Baca juga: Kemenkes Soroti Kesehatan Mental, 1 dari 7 Orang di Dunia Alami Gangguan Jiwa

”Sebagian besar kehidupan manusia berlangsung di keluarga, sekolah, tempat kerja, dan komunitas. Karena itu, kesehatan jiwa harus menjadi gerakan bersama masyarakat,” ujar Ray yang merupakan pendiri Health Collaborative Center dan sering memberi edukasi ilmiah lewat akun instagram @ray.w.basrowi ini.

Menurut Ray, bersama inisiator Kaukus Keswa lain, Kristin Samah dan Maria Ekowati, komunitas memiliki posisi penting sebagai lingkungan terdekat tempat seseorang dapat didengar, memperoleh dukungan, sekaligus diarahkan kepada pertolongan profesional ketika dibutuhkan.

“Kita membutuhkan lebih dari masyarakat yang sekadar sadar kesehatan mental. Kita juga membutuhkan masyarakat yang merasa ikut memiliki kesehatan jiwa Indonesia. Masyarakat jangan hanya menjadi penerima program, tetapi harus menjadi bagian dari solusi, itu sebabnya kami dari Kaukus Keswa ingin menjadikan topik kesehatan mental ini sebagai topik perbincangan sehari-hari,” tegasnya.

Diskusi lintas komunitas ini merupakan program bulanan Kaukus Keswa dan edisi ini digelar bersama Peluk Diri.
Diharapkan program ini menjadi langkah untuk memperluas kolaborasi antara komunitas, tenaga kesehatan, akademisi, keluarga, serta pemangku kebijakan sehingga kesehatan jiwa semakin ditempatkan sebagai bagian penting dari pembangunan manusia Indonesia. Baca juga: Instagram Gandeng Ahli untuk Mempelajari Dampak Kesehatan Mental pada Remaja

Kaukus Masyarakat Peduli Kesehatan Jiwa adalah wadah advokasi dan edukasi kesehatan mental yang digagas oleh sejumlah tokoh kesehatan dan tokoh masyarakat dan didirikan pada November 2023. Saat ini Kaukus Keswa diketuai Prof Nila Moeloek, dengan inisiator di antaranya selain Ray, Kristin, dan Maria adalah Rofikoh Rokhim, Bagus Takwin, dan juga almarhum Romo Muji.

(poe)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |