Jelang HUT RI, Pedagang Pohon Pinang Mulai Bermunculan di Manggarai Jaksel

7 hours ago 1
Jakarta -

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia kerap mendatangkan keberkahan bagi para pedagang musiman. Salah satunya pedagang batang pohon pinang di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, yang biasa menjajakan bahan untuk lomba panjat pinang.

Pantauan detikcom di Jalan Manggarai Utara 2, Rabu (12/8/2026), sejumlah pedagang terlihat menggelar batang pohon pinang yang sudah siap digunakan. Salah seorang pedagang, Khafi (55), mengaku sudah menjual batang pohon pinang setiap Agustus sejak 1990-an.

"Tahun '90-anlah, udah mulai jualan pinang," ujar Khafi saat ditemui di lokasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Khafi mengatakan batang pinang yang dia jual didatangkan dari Rangkasbitung, Lebak, Banten. Biasanya, batang yang dijual memiliki panjang rata-rata 9 meter.

"Ya paling standar panjang 9 meter," katanya.

Pedagang pohon pinang mulai bermunculan di Manggarai (Adhfar Aulia Syuhada/detikcom)Pedagang pohon pinang mulai bermunculan di Manggarai (Adhfar Aulia Syuhada/detikcom)

Khafi mematok harga batang pinang yang dijualnya di kisaran Rp 1,2 juta hingga Rp 1,5 juta. Harga tersebut ditentukan berdasarkan jarak pengirimannya.

"Ya paling 1,5 (juta), 1,2 (juta). Paling tinggi 1,5 (juta), paling tinggi banget itu. Itu pun kalau misalkan pengirimannya jarak jauh. Ya kalau pengiriman jarak dekat mah beda juga, sebab kita tergantung jaraknyalah," ungkapnya.

Di luar momen perayaan HUT RI, Khafi sehari-hari menjual kerajinan bambu seperti kursi hingga tirai. Ia menegaskan penjualan pohon pinang ini sifatnya hanya musiman.

"Kalau bisnis pokoknya bambu nih, yang utamanya bambu. Ya kalau ini (pinang) kan cuma musiman," imbuhnya.

Pedagang pohon pinang mulai bermunculan di Manggarai (Adhfar Aulia Syuhada/detikcom)Pedagang pohon pinang mulai bermunculan di Manggarai (Adhfar Aulia Syuhada/detikcom)

Selain Khafi, terdapat Arif (43) yang turut menjual batang pohon pinang di kawasan Manggarai. Berbeda dari Khafi, Arif menjual batangnya di kisaran harga Rp 600-800 ribu.

"Kisaran 600 (ribu) sampai 800 (ribu)," kata Arif.

Arif mendapatkan pasokan batang pohon pinang dari Pandeglang, Banten. Ia menyebut batang pohon pinangnya telah dipesan oleh konsumen dari sejumlah daerah di Jakarta, seperti Klender dan Rawamangun, Jakarta Timur.

"Masih dekat-dekat sekitaran sini juga sih, kayak wilayah Jakarta lah. Daerah Klender, Rawamangun, daerah sekitar-sekitaran dekat," tuturnya.

Pedagang pohon pinang mulai bermunculan di Manggarai (Adhfar Aulia Syuhada/detikcom)Pedagang pohon pinang mulai bermunculan di Manggarai (Adhfar Aulia Syuhada/detikcom)

Ia berharap penjualannya tahun ini bisa lebih baik ketimbang tahun lalu. Menurutnya, tradisi panjat pinang selalu menjadi inti kemeriahan lomba yang dinantikan warga setiap 17 Agustus.

"Kalau dibilang ya, kalau 17-an itu lomba intinya tuh orang pada senangnya panjat pinangnya," pungkas Arif.

(isa/isa)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |