Jalan 3 Kilometer ke Pos TNI, Warga Papua Cari Pengobatan untuk Luka

1 day ago 4

INTAN JAYA - Dengan menempuh perjalanan kaki sekitar 3 kilometer, Mama Aryana datang ke Pos Satgas Mobile Yonif 713/Satya Tama (ST) di Mamba Bawah, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Ia datang untuk mendapatkan pertolongan atas luka yang dideritanya, Rabu (22/7/2026).

Setibanya di pos, Mama Aryana langsung mendapat pemeriksaan dan penanganan medis dari tim kesehatan Satgas yang dipimpin Perwira Kesehatan Satgas Mobile Yonif 713/ST, Lettu Ckm dr. I Komang Pandu.

Tim kesehatan melakukan pembersihan luka untuk mencegah infeksi. Setelah itu, Mama Aryana mendapat pemeriksaan kesehatan, obat-obatan, vitamin, serta penjelasan mengenai cara penggunaan obat agar proses pemulihan dapat berjalan dengan baik.

Kehadiran Mama Aryana di Pos Satgas menjadi gambaran nyata tentang tantangan akses kesehatan yang dihadapi masyarakat di wilayah pedalaman Papua. Di sisi lain, momen tersebut juga menunjukkan kepedulian prajurit TNI yang berupaya membantu warga sesuai kemampuan di wilayah penugasan.

Lettu Ckm dr. I Komang Pandu mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengabdian Satgas kepada masyarakat.

“Kehadiran kami di daerah penugasan bukan hanya untuk menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan yang layak. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat serta mempererat hubungan kekeluargaan antara TNI dan warga, ” ujarnya.

Penanganan terhadap Mama Aryana berlangsung dalam suasana penuh kepedulian. Senyum haru yang terlihat setelah mendapat pertolongan menjadi gambaran bahwa perhatian sederhana dapat memberikan arti besar bagi masyarakat di tengah keterbatasan.

Bagi Satgas Mobile Yonif 713/ST, pengabdian di Papua tidak hanya diwujudkan melalui tugas pengamanan wilayah. Kehadiran prajurit juga diupayakan memberi manfaat langsung bagi masyarakat melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Dari sebuah perjalanan kaki sejauh 3 kilometer menuju pos penjagaan, tumbuh sebuah pesan sederhana: di tengah keterbatasan, kepedulian dan kemanusiaan tetap mampu menghadirkan harapan.

"Bersama rakyat, untuk rakyat".

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |