Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat

15 hours ago 1

loading...

Komitmen meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya percepatan penurunan angka stunting di wilayah binaan, PT Pamapersada Nusantara (PAMA) menyelenggarakan Pelatihan Kader Posyandu. Foto/Dok

JAKART - Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya percepatan penurunan angka stunting di wilayah binaan, PT Pamapersada Nusantara (PAMA) menyelenggarakan Pelatihan Kader Posyandu Binaan PAMA yang dilaksanakan pada Selasa (30/6) di Puskesmas Golden Great Borneo (GGB), Kecamatan Merapi Timur.

Kegiatan ini diikuti oleh 38 kader Posyandu Balita dari desa binaan PAMA, yaitu Desa Sirah Pulau, Desa Gunung Kembang, Desa Prabu Menang, dan Desa Merapi, yang turut didampingi oleh Ketua PKK masing-masing desa. Pelatihan ini menjadi salah satu upaya PAMA dalam memperkuat kapasitas kader sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya dalam pencegahan dan penanganan stunting.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Perwakilan Kecamatan Merapi Timur, M. Syukur, Kepala Desa Prabu Menang, Nopriadi, Babinsa Desa Gunung Kembang, Babinsa Desa Prabu Menang, Kepala Puskesmas Golden Great Borneo, dr. Rheni Yunita, serta tim CSR PT Pamapersada Nusantara yang diwakili oleh Danang Prakoso dan Devita Sirait.

Baca Juga: PAMA Berkunjung ke SindoNews, Pererat Hubungan dengan Media

Dalam sambutannya, Devita Sirait menyampaikan bahwa keberhasilan program kesehatan di masyarakat tidak hanya bergantung pada fasilitas kesehatan, tetapi juga pada peran aktif kader Posyandu sebagai garda terdepan dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada ibu hamil, ibu menyusui, serta balita.

"Kader Posyandu merupakan mitra strategis dalam mewujudkan generasi yang sehat dan bebas stunting. Melalui pelatihan ini, PAMA berharap kapasitas kader semakin meningkat sehingga mampu memberikan edukasi yang tepat, melakukan pemantauan tumbuh kembang balita secara optimal, serta menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam menurunkan angka stunting di wilayah binaan," paparnya.

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |