Buka LCC 4 Pilar MPR RI di Sumsel, Muzani Tekankan Pentingnya Pendidikan

4 hours ago 4

Jakarta - Ketua MPR RI Ahmad Muzani secara resmi membuka Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) di Palembang, Sumsel. Muzani menegaskan pentingnya pendidikan sebagai fondasi utama dalam mempersiapkan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

"Hari ini kita memperingati Hari Pendidikan Nasional sebagai bentuk semangat kita mempersiapkan masa depan Indonesia melalui jalur pendidikan," ujar Muzani, dalam keterangannya, Sabtu (2/5/2026).

Muzani menekankan sejak kemerdekaan pada Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, para pendiri bangsa telah berkomitmen meningkatkan kecerdasan dan kualitas hidup masyarakat melalui pendidikan.

Menurut Muzani, kemajuan yang dirasakan hingga saat ini, termasuk di daerah seperti Palembang, tidak lepas dari proses pendidikan yang berkelanjutan.

"Kemajuan pembangunan di berbagai daerah, termasuk di Palembang, terjadi karena adanya proses pendidikan yang terus-menerus dan berkesinambungan," kata Muzani.

Muzani menjelaskan LCC Empat Pilar MPR RI bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sarana menanamkan nilai kebangsaan kepada generasi muda.

Muzani menyebut para peserta sebagai duta bangsa yang memiliki tanggung jawab menjaga nilai-nilai luhur Indonesia.

"Saudara-saudara bukan hanya peserta, tetapi duta-duta bangsa yang harus mencintai negara, memahami konstitusi, dan menjaga nilai-nilai leluhur," tegas Muzani.

Muzani juga menguraikan pentingnya pemahaman terhadap Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD NRI 1945), Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

Kepada generasi muda, Muzani menyampaikan lima hal penting, yaitu menjaga Pancasila, menghormati konstitusi dan demokrasi, merawat persatuan dalam keberagaman, menjadi generasi digital yang berakhlak, serta berani bermimpi besar dengan langkah realistis.

"Tidak ada Indonesia tanpa Pancasila, dan tidak ada Pancasila tanpa Indonesia. Yang harus menjaga Pancasila adalah kita semua," ujar Muzani.

"Jadilah generasi digital yang berakhlak, yang mampu menggunakan teknologi untuk mempersatukan, bukan memecah belah," sambungnya.

Muzani berharap perwakilan Sumsel mampu meraih prestasi terbaik di tingkat nasional.

"Kami berharap Sumatera Selatan dapat menjadi juara nasional dan melahirkan generasi pemimpin bangsa yang memahami serta mencintai nilai-nilai kebangsaan," kata Muzani.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel Cik Ujang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada MPR RI atas terselenggaranya kegiatan yang berfokus pada penguatan nilai-nilai kebangsaan bagi generasi muda.

Cik Ujang menilai kegiatan ini memiliki peran strategis dalam menanamkan pemahaman terhadap Empat Pilar MPR RI.

Cik Ujang juga menegaskan pentingnya pemahaman terhadap Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Kegiatan ini memiliki peran penting dalam menanamkan dan memperkuat pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai kebangsaan. Empat Pilar MPR RI merupakan landasan utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," ujar Cik Ujang.

Cik Ujang juga menekankan bahwa generasi muda, khususnya pelajar, agar tidak hanya unggul secara intelektual tetapi juga memiliki karakter kuat dan semangat kebangsaan.

"Melalui kegiatan ini, kita berharap lahir generasi muda Sumatera Selatan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kuat, semangat kebangsaan, serta kemampuan menjaga persatuan dan kesatuan Republik Indonesia," kata Cik Ujang.

Kepada para peserta lomba, Cik Ujang berpesan agar mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas.

"Jadikan ajang ini sebagai sarana untuk mengasah kemampuan dan memperluas wawasan kebangsaan," pesannya.

Untuk diketahui, ajang ini diikuti oleh 90 peserta dan 18 guru pendamping dari sembilan sekolah yang berhasil lolos LCC Tingkat Provinsi Sumsel, yaitu SMAN 4 Ogan Komering Ulu, SMAN Sumatera Selatan, SMA Ignatius Global School Palembang, SMAN 1 Gelumbang, SMKN 1 Prabumulih, SMAN 1 Tebing Tinggi, SMAN 3 Prabumulih, SMAN Tugumulyo, dan SMAN 1 Tanah Abang.

Simak juga Video 'Makna Pendidikan ala Ki Hajar Dewantara':

(anl/ega)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |