Bikin Penasaran! Tanaman Mirip Bunga Bangkai Tumbuh di Kranji Bekasi

3 weeks ago 26

Jakarta -

Tanaman yang menyerupai bunga bangkai tumbuh di pekarangan rumah warga di Kranji, Kota Bekasi. Bentuknya yang mencolok membuat warga penasaran untuk melihat.

Pantauan detikcom di Jalan Lapangan Bola, Kranji, Kota Bekasi, Sabtu (18/7/2026), tanaman menyerupai bunga bangkai itu tampak tumbuh di sebuah pekarangan kontrakan warga. Tanaman itu tumbuh berdekatan dengan tanaman lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sekilas, bentuknya memang mirip bunga bangkai. Tanaman itu memiliki kelopak berukuran besar dengan batang bunga yang menjulang di bagian tengah.

Meski begitu, tanaman tersebut tidak mengeluarkan bau busuk seperti bunga bangkai. Ukurannya pun tidak terlalu tinggi.

Tanaman mirip bunga bangkai tumbuh di pekarangan rumah warga di Kranji, Bekasi.Tanaman mirip bunga bangkai tumbuh di pekarangan rumah warga di Kranji, Bekasi. (Kurniawan/detikcom)

Pemilik tanaman, Warsini, mengatakan tanaman itu sebenarnya adalah pohon suwek. Bibitnya dibawa suaminya, Juari, dari kampung halamannya di Pacitan, Jawa Timur, lalu ditanam di pekarangan rumah.

"Itu ayahnya katanya nanam pohon suwek tuh. Bawa dari kampungnya Pacitan, Jawa Timur," ujar Warsini saat ditemui detikcom di kediamannya, Kranji, Kota Bekasi.

Warsini mengatakan suaminya memang sudah beberapa kali menanam suwek di lokasi tersebut. Tanaman itu sengaja ditanam karena umbinya bisa dikonsumsi.

Namun, kata dia, tanaman suwek yang ditanam kali ini menghasilkan bunga mekar menyerupai tanaman bunga bangkai. Menurutnya, bunga tersebut mulai mekar sekitar tiga hingga empat hari lalu.

"Buahnya di dalam, di dalam, dalam tanah. Dia kayak talas. Mekarnya kan baru tiga hari, empat hari kemarin. Mekar sendiri," jelas Warsini.

Meski bentuk suwek menyerupai bunga bangkai, Warsini mengaku tidak mencium bau menyengat dari tanaman tersebut. Warsini pun pun memilih membiarkan tanaman itu tetap tumbuh meski kini ramai menjadi perhatian warga.

"Nggak tahu sih. Orang di situ juga dekat sampah, ya bau nggak bau," kata dia.

"Diemin aja. Biarin aja dia hidup, ntar mati sendiri dia. Silakan aja ngelihat, orang kalau mau ini mah," pungkasnya.

(kuf/amw)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |